Seluruh dan Semua Itu Tidak Sama

0
547

Salah satu kesalahan yang sering kita lakukan adalah menganggap sama antara seluruh dan semua. Sama seperti tidak setiap seusai adalah setelah, sesungguhnya penggunaan seluruh dan semua tidak bisa dipertukarkan sama persis.

Untuk memahaminya lebih jelas, coba perhatikan kata-kata berikut.

Seluruh rumah sudah disemprot dengan cairan anti nyamuk oleh petugas

Seluruh dalam kata seluruh rumah menunjukkan pengertian bahwa rumah yang memiliki banyak bagian, seperti kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi dalam satu kesatuan dipertegas telah diperiksa seluruhnya.

Adapun dari media online saya menemukan judul sebagai berikut:

Seluruh personel band Inggris ini tewas mengenaskan di Swedia

Dalam hal ini, bila kita merujuk pada kata seluruh personel band, sangat besar kemungkinan anggota band terdiri atas lima, enam, atau sepuluh orang. Kata seluruh menunjukkan adanya bagian kecil dari suatu bagian yang besar

Bandingkan dengan judul sebagai berikut:

Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh karyawan

Kalau kalimat ini diperhatikan secara seksama, tampak jelas bahwa karyawan yang berpartisipasi aktif tidak hanya satu, melainkan banyak orang. Dengan demikian, tampak jelas bahwa kata yang patut digunakan seharusnya bukan seluruh, melainkan semua. Sebab, kata semua menunjukkan banyak orang yang dianggap merupakan satu kesatuan utuh dan bukan merupakan bagian besar dari suatu bagian yang kecil.

Ada satu contoh lagi:

Sebaiknya seluruh karyawan mendapat tugas dan tanggung jawab yang sama
Contoh ini jelas menunjukkan bahwa pengajar yang diharapkan mendapat tugas dan tanggung jawab yang sama tidak hanya satu. Kita tidak mungkin mengatakan “pengajar” menunjuk kepada sekelompok orang karena kita masih mengenal kata “staf pengajar”. Jadi pemakaian kata seluruh di sini keliru dan yang tepat adalah semua.

Kesimpulan: di atas sudah dibicarakan bahwa seluruh kata seluruh merujuk kepada benda atau kesatuan yang berjumlah hanya satu, sedangkan kata semua memang merujuk pada benda yang berjumlah banyak.

Lantas bagaimana dengan kalimat: Semua fraksi sepakat dengan revisi Undang-Undang KPK. Sudah tepatkan menurut Anda kalimat itu?

Kirim Tanggapan