Enaknya Asinan Khas Jakarta Bikin Ketagihan

0
507
Asinan Jakarta

Tidak hanya Bogor yang memiliki asinan yang khas dan nikmat, Jakarta juga punya. Asinan Jakarta memiliki rasa yang nikmat dengan dua buah sambal, yakni sambal manis dan pedas, yang membuat rasanya semakin lezat.

Sejak saya berkantor di Kebon Jeruk beberapa tahun lalu, saya sudah berkenalan dengan asinan Jakarta. Saat itu seorang OB perempuan berbadan “subur” rajin menawarkan pada kami setiap hari Jumat. Ia mengaku asinan itu diambilnya dari daerah Jatinegara. Lima tahun setelahnya, saat hamil anak kedua, suami saya rajin membelikan asinan Jakarta di Dapur Susu, daerah sebelum Pondok Labu.

Harga satu bungkus asinan Jakarta kini Rp 16.000. Porsinya cukup banyak dengan isian mentimun, tauge, kol, salada, tahu putih, kacang tanah, dua macam kerupuk dengan kuah bumbu kacang yang bercita rasa asam-pedas-manis dan gurih. Wah, pokoknya enak betul deh.

Asinan Dapur Susu dalam lemari pendingin.

Semua bahan-bahan yang dipakainya masih segar, sehingga tidak akan layu dan mengubah citarasa meski kita menyimpannya selama dua hari dalam lemari pendingin.

Berbeda dengan asinan Bogor yang kuat dengan bengkuang serta beberapa buah lain, asinan Betawi sejatinya adalah asinan sayur. Sebagai pelengkap, ada yang memakai tahu Cina berwarna kuning, tapi ada juga yang menggunakan tahu putih. Biasanya tahu itu dikukus sebentar saja untuk menghilangkan bau sebelum dicampur bersama beberapa jenis sayuran lain.

Beberapa penjual asinan ada yang menambahkan kacang mete dalam bumbu kuah kacang agar rasanya semakin gurih, lalu taburan kacang tanah dan kerupuk mi kuning. Ada pula yang menggunakan ebi dalam bumbu kacang, memperkuat alasan asinan Jakarta dipengaruhi oleh budaya Cina.

Meski asinan Jakarta di Dapur Susu sangat lezat, konon asinan terlezat di Jakarta adalah asinan Kamboja yang berlokasi di Jalan Taman Kamboja 3 Nomor 10 depan RS Persahabatan. Pada bulan puasa, tempat ini sangat ramai oleh pembeli.

Asinan Jakarta di Jalan Kamboja Rawamangun. Sumber: FB

Sandy Ichwan, salah seorang pengunjung, bahkan berani menjamin bahwa asinan Kamboja adalah asinan paling maknyus se-Jakarta. Kuahnya terasa segar karena Haji Mansyur, sang pemilik, baru mencampurnya ke dalam sayuran segar sesaat ketika hendak dimakan.

Berkat rasanya yang lezat, asinan Kamboja Haji Mansyur sangat terkenal hingga ke luar Jakarta. Padahal, di kedainya yang sederhana, sang pemilik hanya menyediakan asinan, kerupuk, air putih, teh botol, dan es teh manis saja.

Asinan Jakarta paling nikmat dimakan dalam kondisi dingin di tengah hari yang terik. Citarasanya yang gurih dan nikmat akan membuat panas seolah tak berasa. Memang di saat hari begitu panas, seporsi asinan akan menawarkan kesegaran yang memuaskan.

Kirim Tanggapan