Pulang Kampung ke Betawi Melalui Lukisan Sarnadi Adam

0
380
Lukisan karya Sarnadi Adam.

Dalam pesta rakyat bertajuk “Keriaan Betawi Jatinegara” yang berlangsung di Gedung eks Kodim 0505 Jatinegara dan diinisiasi Gerbang Betawi, berlangsung pula pameran lukisan karya pelukis Sarnadi Adam. Di sebuah ruangan yang dijaga dua orang Laskar Bang Japar, lukisan-lukisan karya laki-laki kelahiran Simprug 27 Agustus 1956 itu terpajang.

Lukisan karya Sarnadi Adam.
Lukisan karya Sarnadi Adam.

Meriah dan berani, kesan itulah yang pertama kali saya tangkap dari lukisan Sarnadi Adam. Ya, dosen Seni Rupa pada Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta Itu tak ragu memakai warna –warna yang mencolok. Merah, oranye dan kuning berseliweran dalam kanvasnya yang memperlihatkan “kehidupan yang sangat Betawi”

Sarnadi seolah meniupkan ruh identitasnya dalam lukisannya. Dan semuanya itu menyatu menjadi pemandangan yang amat asyik dilihat mata. Penari topeng, ondel-ondel, wajah lukisan Betawi, hingga pemandangan alam adalah beberapa ciri khas lukisan Sarnadi.

Lukisan karya Sarnadi Adam.
Saya berpose di hadapan lukisan karya Sarnadi Adam.
“Penari” karya Sarnadi Adam

Dalam lukisannya, Sarnadi tidak mengambil inspirasi penciptaan yang jauh, melainkan yang dekat. Ia telah berhasil menciptakan teknis melukisnya sendiri, sehingga begitu kita melihatnya, nyatalah kita tahu bahwa itu adalah karya Sarnadi Adam. Avant garde dan sukar ditiru hingga saat ini.

Laki-laki yang sudah melanglang buana untuk memamerkan wajah Betawi dalam lukisannya ini menyebut, sejak kecil dia sudah melukis. Bahkan, Sarnadi kecil mula-mula belajar melukis di atas tanah. Namun, perjalanannya menemukan Betawi tidaklah serta-merta. Walakin, Sarnadi tak menyangka bahwa kembalinya dia kepada identitas kelahirannya sebagai orang Betawi  justru melambungkan namanya ke mana-mana.

Lukisan karya Sarnadi Adam.
Lukisan karya Sarnadi Adam.

Mengutip Sam Haesy dalam “Ruh Budaya Betawi dalam Lukisan Sarnadi Adam”, Sarnadi  menghadirkan pernyataan visual tentang bagaimana seorang seniman memenuhi gagasannya, tanpa harus menjauh dari masyarakat dan lingkungannya. Namun sebagai seniman, Sarnadi juga menghadirkan lukisannya sebagai medium visual yang secara khas membedakan realitas pertama kehidupan sosial dalam obesesi kesenimanannya. Karena itulah, lukisan Sarnadi Adam sangat berharga, karena di dalamnya bukan hanya semata goresan kuas, melainkan refleksi budaya kaum Betawi.

 

Kirim Tanggapan